Promosi

Pemeriksaaan Sistem Suspensi Rigid




1.      Konstruksi dan Cara Kerja
           Pada umumnya sistem suspensi dapat digolongkan mejadi dua jenis, yaitu suspensi independen dan suspensi rigid.

  1. suspensi rigid


Suspensi rigid biasanya menggunakan pegas daun yang dibuat dari baja dan mempunyai elasitas cukup tinggi. Suspensi jenis ini banyak digunakan pada rda belakang. salah satu ujung pegas dipasangkan pada frame/kerangka dengan menggunakan bushing, sedangkan ujung lainnya dipasang pada kerangka menggunakan hangger spiring (ayunan pegas).

Kerjanya
:
Jika roda-roda menerima kejutan dari permukaan jalan akan diteruskan ke pegas daun dengan melalui poros soda dengan perubahan lengkungan pegas daun menerima gaya hingga dapat meredam kejutan.
Prosuder Pemeriksaan Sistem Suspensi Rigid
Berikut ini ada beberapa fungsi dan prosedur pemeriksaan;
a.       Pegas Daun
Komponen ini berfungsi untuk menyerap kejutan yang ditimbulkan permukaan jalan. Pegas jenis ini mampu menerima beban yang besar jika dibandingkan dengan pegas koil maupun pegas torsi. Oleh karena itu, pagar daun banyak digunakan pada sistem suspensi bagian belakang kendaraan.
Pemeriksaan pegas daun dalam keadaan terlepas dan bersih, lembaran pegas tidak retak, atau pada ujung-ujungnya tidak terjadi keausan yang berlebihan.

b.       Baut "U"
Komponen ini berfungsi untuk mengikat tumpukan/susunan pegas daun poros roda belakang dengan kuat agar tidak terjadi pergeseran jika roda menerima kejutan dari permukaan jalan. 

Pemeriksaan Baut "U" dalam Keadaan Terlepas dan bersih pastikan tidak ada bagian yang aus, bengkok, maupun kerusakan pada ulirnya

c.       Gantungan Pegas
Komponen ini berfungsi untuk memungkinkan pegas memanjang dan mendadak jika roda menerima kejutan dari jalan. Pemasangannya di Antara pegas dan frame (kerangka) kendaraan.

Pemeriksaan gantungan pegas daun dalam keadaan terlepas dan bersih pastikan tidak ada bagian yang aus.

d.       Busing Karet
Komponen ini berfungsi untuk meredam suara hubungan antara gantungan pegas daun dengan gantungan pegas jika roda menerima kejutan dari permukaan jalan.
Pemeriksaan nushin karet dalam keadaan terlepas pstikan tidak pecah atau berbuh konstruksinya.

e.       Bumper Karet

Komponen ini berfungsi untuk membatasi ayunan yang berlebihan dan tidak terjadi tumbukan antara poros roda dengan kerangka kendaraan.
Pemeriksaan Bumper pastikan bagian ini tidak pecah berubah bentuk

klik tombol OK untuk ke suspensi Independen



Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Pemeriksaaan Sistem Suspensi Rigid"

Posting Komentar

*Anda Sopan Kami Segan*

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel